Panduan · Konektor Pengisian

Jenis Konektor Mobil Listrik di Indonesia: CCS2, GB/T, Type 2 & CHAdeMO

Sebelum mengisi daya, penting tahu jenis konektor yang dipakai mobil listrik Anda. Panduan ini menjelaskan empat konektor yang umum di Indonesia, perbedaannya, mobil mana memakai apa, serta yang didukung jaringan Starvo.

Panduan ini membahas CCS2, GB/T, Type 2, dan CHAdeMO. CCS2 dan CHAdeMO digunakan untuk pengisian DC, Type 2 untuk AC, sedangkan standar GB/T memiliki konektor AC dan DC yang berbeda. Pilih berdasarkan spesifikasi kendaraan Anda.

Kenapa jenis konektor penting?

Konektor menentukan stasiun mana yang bisa Anda gunakan dan seberapa cepat mobil terisi. Konektor DC memungkinkan pengisian cepat di SPKLU, sementara konektor AC umumnya untuk pengisian lebih lambat di rumah atau tujuan. Mobil listrik modern biasanya mendukung satu konektor DC dan satu AC.

Empat konektor yang umum di Indonesia

CCS2 (Combo 2)

DC

Kendaraan yang dilengkapi port CCS2. Jenis port dapat berbeda menurut model, tahun, dan negara tempat kendaraan dipasarkan.

Digunakan pada sejumlah charger DC Starvo. Periksa konektor yang tersedia di lokasi tujuan melalui aplikasi Starvo.

GB/T

DC (dan AC terpisah)

Kendaraan yang menggunakan standar GB/T. Jangan menentukan jenis konektor hanya dari merek atau negara asal kendaraan.

Katalog Starvo mencakup Polaris GB400-LC dan GB480-LC untuk kendaraan berat yang sesuai. Ketersediaan perangkat di suatu stasiun perlu diperiksa secara terpisah.

Type 2 (Mennekes)

AC

Kendaraan yang mendukung pengisian AC Type 2. Pastikan sesuai dengan buku manual kendaraan.

Konektor AC untuk pengisian di rumah atau tujuan; lebih lambat dari DC.

CHAdeMO

DC

Model lama seperti Nissan Leaf generasi awal.

Standar Jepang yang makin jarang pada mobil baru; ketersediaannya terbatas.

Cara mengetahui konektor mobil Anda

Periksa label port pengisian dan buku manual kendaraan, atau tanyakan ke dealer dengan menyebutkan model, tahun, dan negara pemasaran. Merek yang sama dapat memakai konektor berbeda. Cocokkan juga kemampuan pengisian kendaraan dengan perangkat di lokasi.

Konektor yang didukung Starvo

Katalog Starvo mencakup charger DC CCS2, DC GB/T, dan AC Type 2. Lini GB/T ditujukan untuk kendaraan berat yang sesuai. Daftar produk tidak berarti semua jenis konektor tersedia di setiap stasiun; periksa aplikasi Starvo sebelum menuju lokasi.

Standar editorial dan verifikasi

Ditulis oleh
Tim Editorial Infrastruktur EV Starvo
Riset SPKLU, teknologi pengisian, dan panduan pengguna
Ditinjau secara teknis oleh
Tim Product & Charging Operations Starvo
Peninjauan teknis, operasional, dan kepatuhan produk

Metode verifikasi

Informasi diperiksa dengan mengacu pada sumber resmi, spesifikasi produk, dan data jaringan Starvo. Informasi yang dapat berubah disertai tanggal sumber atau penjelasan cakupannya.

Data operasional

Data per 2026-07-19: 154 lokasi dengan charger terpasang, 113 lokasi pada peta publik, dan 282 charger dalam pengelolaan.

Studi kasus operasional Starvo

Produk Starvo mencakup konektor CCS2 untuk kendaraan penumpang, Type 2 untuk pengisian AC, dan GB/T untuk kendaraan berat. Pilih konektor sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan pengisian di lokasi.

Temukan stasiun yang cocok

Lihat jaringan Starvo dan jenis daya yang tersedia di tiap lokasi melalui satu aplikasi.

Lihat jaringan & peta stasiun

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa konektor paling umum di Indonesia?

CCS2 banyak digunakan untuk pengisian DC, sedangkan Type 2 digunakan untuk AC. Kendaraan lain dapat memakai GB/T atau CHAdeMO. Periksa spesifikasi kendaraan serta konektor di stasiun tujuan.

Apakah merek kendaraan menentukan jenis konektornya?

Tidak. Jenis konektor dapat berbeda menurut model, tahun, dan negara pemasaran, termasuk pada merek yang sama. Gunakan buku manual atau konfirmasi dealer sebagai acuan.

Apa beda CCS2 dan Type 2?

Konektor CCS2 digunakan untuk pengisian DC. Pada kendaraan yang sesuai, port gabungan Combo 2 juga dapat menerima konektor Type 2 untuk pengisian AC. Ikuti spesifikasi dan petunjuk kendaraan.

Apakah CHAdeMO masih dipakai?

Semakin jarang. Sebagian besar mobil baru di Indonesia tidak lagi memakai CHAdeMO; ketersediaan stasiunnya pun terbatas.

Bagaimana memastikan stasiun cocok dengan mobil saya?

Cek jenis konektor di aplikasi Starvo sebelum berangkat. Aplikasi menampilkan jenis daya dan konektor yang tersedia di tiap lokasi.